Mengenali tahap awal penyakit Alzheimer adalah sulit pada orang dengan sindrom Down. Orang dengan sindrom Down memiliki berbagai masalah kesehatan saat mereka menua, dan beberapa di antaranya mungkin meniru atau menyembunyikan keberadaan penyakit Alzheimer. Juga, tes diagnostik yang biasa digunakan untuk diagnosis penyakit Alzheimer pada orang tanpa sindrom Down tidak memperhitungkan cacat yang ada pada orang dengan sindrom Down.
Banyak orang dengan sindrom Down tidak dapat dievaluasi dengan tes psikologi standar. Akhirnya, beberapa orang dengan sindrom Down memiliki kemampuan komunikasi verbal dan komunikasi yang terbatas yang dapat membuat penilaian menjadi sulit.
Untuk alasan ini, metode yang digunakan untuk pengujian untuk penyakit Alzheimer pada orang tanpa sindrom Down (misalnya, Pemeriksaan Status Mental Mini) tidak dapat diandalkan pada orang dengan sindrom Down.
Tes untuk penyakit Alzheimer pada orang dengan sindrom Down
Beberapa alat klinis telah dirancang yang lebih sesuai untuk penggunaan diagnostik pada orang dengan sindrom Down. Banyak dari tes ini berfokus pada perubahan yang terkait dengan penurunan aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL) seperti makan, berpakaian, dan mandi.
Sebagian besar informasi ini dapat diperoleh dengan mewawancarai keluarga atau pengasuh. Berikut ini adalah beberapa tes yang sesuai untuk orang-orang dengan sindrom Down:
Alat Penilaian Fungsional Alzheimer - Berguna untuk tindak lanjut
Demensia Scale for Down syndrome (DSDS) - Berguna untuk skrining, terutama di tahap tengah atau akhir penyakit Alzheimer
Kuesioner Demensia untuk Orang yang Terbelakang Secara Mental - Berguna untuk skrining untuk penyakit Alzheimer
Pemeriksaan medis untuk diagnosis penyakit Alzheimer, yaitu tes darah dan studi neuroimaging (CT scan, MRI), sama dengan individu tanpa sindrom Down. Tiga tes yang disebutkan di atas adalah kuesioner atau skala untuk menilai atau mendokumentasikan evolusi demensia. Tes darah dapat diperoleh untuk menyingkirkan penyebab lain demensia, seperti infeksi, gangguan metabolisme (seperti ketidakseimbangan tiroid), atau efek obat.
No comments:
Post a Comment